
Enam komponen utama AC yang harus diwaspadai pemilik rumah adalah termostat, unit penghembus udara, evaporator filter udara, koil kondensor, dan kompresor.
Enam komponen utama sistem pendingin udara Anda
1. Termostat
Komponen sistem pendingin udara yang paling umum dikenal, termostat membantu Anda mengatur seberapa sejuk rumah yang Anda inginkan. Tergantung pada merek atau model AC Anda, Anda seharusnya dapat mengatur suhu yang diinginkan secara manual atau otomatis. Anda bahkan dapat meningkatkan ke termostat pintar yang dapat dikontrol dengan ponsel Anda!
2. Saringan Udara
Filter udara biasanya ditemukan terpasang pada unit pengendali udara AC. Filter menangkap kotoran, debu, dan kotoran kecil lainnya untuk melindungi komponen internal AC dan meningkatkan kualitas udara di rumah Anda. Penting untuk mengganti filter udara Anda berdasarkan jadwal yang disarankan, karena filter yang tersumbat dapat menambah keausan pada peralatan Anda.
3. Peniup
Blower adalah bagian dari unit pengendali udara dan mendorong udara melewati evaporator, tempat udara didinginkan. Blower kemudian mengirimkan udara dingin melalui saluran ke berbagai area di rumah.
4. Penguap
Biasanya terletak di dekat tungku (tetapi bisa juga di unit dalam ruangan terpisah), evaporator memiliki salah satu fungsi yang lebih bersiklus dan kompleks yang menjaga AC Anda tetap menyala. Di dalam kumparan evaporator terdapat zat pendingin. Melalui proses perpindahan panas, zat pendingin menangkap panas dari udara dan kemudian dipompa ke kumparan kondensor, tempat panas tersebut dilepaskan. Kembali ke dalam, udara (sekarang lebih dingin karena panasnya dihilangkan) dialirkan melalui sistem AC.
5. Kumparan kondensor
Kumparan kondensor adalah tempat zat pendingin melepaskan panas ke luar rumah. Komponen ini berfungsi untuk mendinginkan gas bertekanan tinggi dan mengubahnya menjadi cairan, sehingga siap untuk evaporator AC Anda.
6. Kompresor
Jika AC Anda adalah mobil, maka kompresornya adalah mesinnya. Kompresor berfungsi bersama dengan refrigeran untuk mengubah gas bertekanan rendah menjadi gas bertekanan tinggi. Gas bertekanan tinggi ini kemudian keluar dari kompresor dan masuk ke koil kondensor.
